Makna Lahan dan Perlawanan Simbolik: Studi terhadap Konflik Agraria pada Pembangunan Bandara Internasional Yogyakarta

  • Tri Musthofa Hadi PT Acset Indonusa Tbk.
Keywords: land conflict; agrarian conflict; meaning; symbolic; resistance

Abstract

Konflik agraria di Indonesia masih menjadi salah satu masalah yang cukup pelik. Kajian-kajian sebelumnya menjelaskan bahwa motif yang melatarbelakangi konflik agraria dapat dikelompokan menjadi dua: dominasi dari korporasi dan pemerintah terhadap masyarakat lokal; serta motif ekonomi dan kerusakan lingkungan yang terjadi pada lahan masyarakat. Namun kedua jenis kajian tersebut kurang menggali lebih jauh terkait pemaknaan masyarakat lokal atas lahan mereka yang menjadi penyebab munculnya konflik agraria. Oleh karena itu, artikel ini bertujuan untuk menggali perubahan makna terhadap tanah tersebut lewat penjelasan struktur kognitif. Penulis berargumen bahwa makna tersebut adalah salah satu penyebab dari resistensi masyarakat dan munculnya konflik. Selain itu, artikel ini juga menjelaskan kontestasi simbolik antara pemerintah dan masyarakat lokal sebagai bentuk realisasi makna tersebut dalam konflik. Artikel ini merupakan tulisan dari penelitian yang menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi kasus pada konflik pembangunan Bandara Internasional Yogyakarta.

Agrarian conflict is one of the quite complicated problem in Indonesia. Previous studies found that the motives behind the agrarian conflict can be catagorized into two major groups: corporations and governments domination against local communities; and economic motives and environmental damage. However, both major studies have not further exploring about the meaning of the land for local communities which causes the emergence of agrarian conflicts. Therefore, this article is intended to explore about the change of meaning to the land through the explanation of cognitive structure formation. The author argues that the meaning is one of the causes of community resistance and conflict. In addition, this article also explains the symbolic contestation between government and local communities as a form of manifestation of the meaning in conflict. This article is written based on a study that uses a qualitative approach with case studies on the development
conflict of Yogyakarta International Airport.

References

Arofat, Syiqqil. 2016. “Kontestasi Kuasa: Diskursus Sengketa Pembangunan Pabrik PT Semen Indonesia (Persero)
TBK di Rembang.” Tesis. Depok: Universitas Indonesia
Ahyar S., Usep. 2014. “Gerakan Sosial Masyarakat Pedesaan (Studi Kasus Gerakan Perlawanan Masyarakat Menentang Pertambangan Pabrik PT. Tirta Investama di Serang, Banten.” Tesis. Depok: Universitas Indonesia.
AngkasaPuraI. 2017. “Angkasa Pura Airports Gelar Pengajian dan Doa Bersama Masyarakat Kulon Progo.” (https://www.ap1.co.id/id/information/news/detail/angkasa-pura-airports-gelar-pengajian-dan-doa-bersama-masyarakat-kulon-progo)
BBCcom. 2017. “Bandara Kulon Progo, Yogyakarta: antara sabda leluhur dan ‘proyek strategis’ Jokowi.” (http://www.bbc.com/indonesia/indonesia-42262077)
Beritasatu. 2016. “Terkait Bandara Kulonprogo, Pakualaman Pertanyakan Pemintaan Warga.” (http://www.beritasatu.com/nusantara/387560-terkait-bandara-kulonprogo-pakualaman-pertanyakan-pemintaan-warga.html)
Bernstein, Henry. 2010. Class Dynamics of Agrarian Change. Canada: Fernwood Publishing.
Cahyati, Devy D. 2014. Konflik Agraria di Urutsewu: Pendekatan Ekologi Poltiik. Yogyakarta: STPN Press.
CNNIndonesia.com. 2017. “Jokowi Anggarkan Rp409 Triliun untuk Infrastruktur 2018.” (https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20170816130445-78-235127/jokowi-anggarkan-rp409-triliun-untuk-infrastruktur-2018)
Cotula, L., Toulmin, C. and Hesse, C., 2004. Land tenure and administration in Africa: lessons of experience and emerging issues. London: International Institute for Environmental and Development.
Cresswell, J. W. 2003. Research Design: Qualitative, Quantitative and Mix Method Approach. London: Sage Publication.
Detik.com. 2018. “Desain Bandara Kulon Progo Akan Tampilkan Kearifan Lokal Yogyakarta.” (https://news.detik.com/berita-jawa-tengah/d-3857545/desain-bandara-kulon-progo-akan-tampilkan-kearifan-lokal-yogyakarta)
Dinas Pariwisata DIY. 2016. “Statistik Pariwisata DIY 2015” (https://visitingjogja.com/7659/statistik-pariwisata-2015/)
Daudeline, J., 2002. “Land as a source of conflict and in post-conflict settlement.” In World Bank, Regional Workshop on Land Issues in Africa and the Middle East. Kampala, Uganda April 29-May 2, 2002. New York: World Bank.
Fisher, Simon. 2000. Working with Conflict: Skills and Strategies for Action.
Fred-Mensah, B.K., 1999. “Capturing ambiguities: communal conflict management alternative in Ghana.” World Development 27(6):951-965.
Fringka, Yulisa. 2016. “Resistensi Berbasis Adat: Perlawanan Masyarakat Nagari III Koto, Tanah Datar, Sumatera Barat, terhadap Rencana Tambang Bukit Batubasi.” Masyarakat: Jurnal Sosiologi 21(2):205-231.
Halord, R. 2016. “Agama dan Pembentukan Realitas dalam Pandangan Peter Ludwig Berger.” E-Journal UKSW.
Geotimes. 2017. “Deliberalisasi Agraria Zaman Keistimewaan DIY.” (https://geotimes.co.id/opini/deliberalisasi-agraria-zaman-keistimewaan-diy/)
_______. 2018. “Konsep Hijrah Cak Nun dan Mistifikasi ala Fayyadl.“ (https://geotimes.co.id/kolom/sosial/konsep-hijrah-cak-nun-dan-mistifikasi-ala-fayyadl/)
Ibrahim, Abdul AA. 2017. “Dinamika Konflik Agraria Pasca Adanya Rencana Pembangunan Bandara New Yogyakarta International Airpor (NYIA) di Kecamatan Temon, Kabupaten Kulon Progo Tahun 2012-2016.” Skripsi. Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.
Idhom, A.M. 2009. “Resistensi Komunitas Sedulur Sikep Terhadap Rencana Pembangunan Tambang Semen di Pegunungan Kendeng, Sukolilo, Pati, Jawa Tengah.” Skripsi. Yogyakarta: UIN Sunan Kalijaga.
Jati, Wasisto R. 2013. “Predatory Regime dalam Ranah Lokal: Konflik Pasir Besi di Kabupaten Kulon Progo Yogyakarta.” Jurnal Demokrasi dan HAM 10:85-111
Jawapos. 2018. “Bandara Adisutjipto Kian ‘Darurat’, Pembangunan NYIA Makin Mendesak.” (https://www.jawapos.com/read/2018/02/05/186327/bandara-adisutjipto-kian-darurat-pembangunan-nyia-makin-mendesak)
_______. 2018. “Konsinyasi Selesai, Angkasa Pura I Bisa Eksekusi Lahan Bandara NYIA.” (https://www.jawapos.com/read/2018/03/23/198551/konsinyasi-selesai-angkasa-pura-i-bisa-eksekusi-lahan-bandara-nyia)
Kerlinger. 2006. Asas-Asas Penelitian Behavioral. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
KPA. 2016. Laporan Akhir Tahun 2016. (http://www.kpa.or.id/news/en/)
Komar, M. Taufik. 2015. “Regenerasi Petani Melawan Pola Hidup Hedonisme: Upaya Memunculkan Generasi Penerus Pertanian Melalui Metedologi Riset Partisipatif di Dusun Beton Megale Kecamatan Kedungadem Kabupaten Bojonegoro.” Skripsi. Surabaya: UIN Sunan Ampel.
Kompas.com. 2009. “Kepemilikan Tanah di Yogyakarta dan Permasalahannya.” (https://regional.kompas.com/read/2018/02/28/13424071/kepemilikan-tanah-di-yogyakarta-dan-permasalahannya?page=all)
_______.2014. “Aetropolis Konsep Pengembangan Kawasan Berbasi Aviasi.” (https://ekonomi.kompas.com/read/2014/07/23/091600426/Aerotropolis.Konsep.
Pengembangan.Kawasan.Berbasis.Aviasi)
_______. 2016. “Sebagai Negara Kepulauan Indonesia Berpotensi Kembangkan Aerocity.” (https://properti.kompas.com/read/2016/06/05/121937621/sebagai.negara.
kepulauan.indonesia.berpotensi.kembangkan.aerocity.)
_______. 2017. “Anggaran Infrastruktur 2018 Naik Jadi Rp 410,4 Triliun.” (http://properti.kompas.com/read/2017/12/08/213705121/anggaran-infrastruktur-2018-naik-jadi-rp-4104-triliun)
Kurniawan, A. Hamzah. 2013. “Persistensi dan Resistensi Masyarakat Terhadap Eksistensi Pertambangan Emas di Desa Bonto Katute, Kabupaten Sinjai.” Skripsi. Makassar: Universitas Hassanuddin.
Merriam, S. 2009. Qualitative Research. San Francisco: Josey-Bass.
Neuman, W. L. 2004. Social Research Methods: Quantitative ans Qualitative Approaches. California: Pearson Higher Ed USA.
Okezone. 2017. “Pakualaman Perlu Turun Tangan Atasi Polemik Bandara NYIA.” (https://news.okezone.com/read/2017/12/28/510/1836634/pakualaman-perlu-turun-tangan-atasi-polemik-bandara-nyia)
Peluso, N.L et all. 2008. “Claiming the Grounds for Reform: Agrarian and Environmental Movements in Indonesia.” Journal of Agrarian Change 8(2-3):377-407.
Platteau, J.and Andre, C., 1998. “Land relations under unbearable stress: Rwanda caught in the Malthusian trap.” Journal of Economic Behavior and Organization 34(1):1-47.
Polanyi, Karl. 1994. The Great Transformation: The Political and Economic Origins of Our Time. Boston: Beacon Press.
Prayogo, Dody. 2010. Konflik Antara Korporasi dengan Komunitas Lokal: Sebuah Kasus Empirik pada Industri Geotermal di Jawa Barat. Depok: FISIP UI Press.
Puspitasari, Dewi D. 2010. “Krisis Keberlanjutan Sumber Penghidupan Masyarakat dan Keberlanjutan Ekologis di Pulau Kecil.” Dalam Hal 119-144 Pengembangan Kebijakan Agraria untuk Keadilan Sosial, Kesejahteraan Masyarakat, dan Keberlanjutan Ekologis. Yogyakarta: STPN Press.
Rachmawan, Dicky. 2016. “Pola Ekskalasi Konflik Pembangunan Infrastruktur: Studi Kasus Pembangunan Waduk Jatigede Kabupaten Sumedang.“ Masyarakat: Jurnal Sosiologi 20(2):193-211.
Regus, Maximus. 2011. “Tambang dan Perlawanan Rakyat: Studi Kasus Tambang di Manggarai, NTT.” Masyarakat: Jurnal Sosiologi 16(1): 1-26.
Ritzer, George. 2008. Modern Sociological Theory. 7th ed. New York: McGraw-Hill.
Suaramerdeka. 2018. “Warga Penolak Bandara NYIA Lakukan Aksi Tanam Cabai.” (http://www.suaramerdeka.com/news/detail/18994/Warga-Penolak-Bandara-NYIA-Lakukan-Aksi-Tanam-Cabai)
Sulthan, dkk. 2012. “Kontestasi dan Konflik Memperebutkan Emas di Poboya.” Sodality: Jurnal Sosiologi Pedesaan 6(2):145-159
Tauchid, Mochammad. 2009. Masalah Agraria: sebagai Masalah Penghidupan dan Kemakmuran Rakyat. Yogyakarta: STPN Press.
Tempo.co. 2016. “Paku Alam X Janji Berbagi Uang Jual Tanah Bandara ke Petani.“ (https://nasional.tempo.co/read/805186/paku-alam-x-janji-berbagi-uang-jual-tanah-bandara-ke-petani)
TribunJogja. 2018. “Konsinyasi Lahan Warga Terdampak Bandara Kulon Progo Tuntas.” Diakses dari (http://jogja.tribunnews.com/2018/03/19/konsinyasi-lahan-warga-terdampak-bandara-kulonprogo-tuntas?page=all)
_______. 2018. “PT Angkasa Pura Siap Surati Warga Yang Masih Memilih Tinggal di Lahan Bandara Kulonprogo.” (http://jogja.tribunnews.com/2018/04/03/pt-angkasa-pura-siap-surati-warga-yang-masih-memilih-tinggal-di-lahan-bandara-kulonprogo)
_______. 2018. “Desain Bandara NYIA Kulonprogo Bakal Kedepankan Unsur Kearifan Lokal Yogyakarta.” (http://jogja.tribunnews.com/2018/02/08/desain-bandara-nyia-kulonprogo-bakal-kedepankan-unsur-kearifan-lokal-yogyakarta)
TribunNews. 2017. “Infrastruktur Sebagai Implementasi Nawacita Presiden Jokowi.” (http://www.tribunnews.com/nasional/2017/12/28/infrastruktur-sebagai-implementasi-nawacita-presiden-jokowi)
UN. tt. “Land and Conflict: Toolkit and Guidance for Preventing and Managing Land and Natural Resources Conflict.” (http://www.un.org/en/land-natural-resources-conflict/pdfs/GN_Land%20and%20Conflict.pdf)
Van Donge, J. 1999. “Law and order as a development issue: land conflicts and the creation of social order in Southern Malawi. “ Journal of Development Studies 36(2):373-399.
Webb, J., Schirato, T,. & Danaher G. 2002. Understanding Bourdieu. Crows Nest NSW: Allen&Unwin Publishing.
Yin, R.K. 2003. Case Study Research: Design and Methods. California: Sage Publishing
Yunus, H.M. 2013. “Konflik Pertanahan dan Penyelesaiannya Menurut Adat di Provinsi Riau.” Jurnal Menara 2(2):23-40. Arofat, Syiqqil. 2016. “Kontestasi Kuasa: Diskursus Sengketa Pembangunan Pabrik PT Semen Indonesia (Persero) TBK di Rembang.” Tesis. Depok: Universitas Indonesia
Ahyar S., Usep. 2014. “Gerakan Sosial Masyarakat Pedesaan (Studi Kasus Gerakan Perlawanan Masyarakat Menentang Pertambangan Pabrik PT. Tirta Investama di Serang, Banten.” Tesis. Depok: Universitas Indonesia.
AngkasaPuraI. 2017. “Angkasa Pura Airports Gelar Pengajian dan Doa Bersama Masyarakat Kulon Progo.” (https://www.ap1.co.id/id/information/news/detail/angkasa-pura-airports-gelar-pengajian-dan-doa-bersama-masyarakat-kulon-progo)
BBCcom. 2017. “Bandara Kulon Progo, Yogyakarta: antara sabda leluhur dan ‘proyek strategis’ Jokowi.” (http://www.bbc.com/indonesia/indonesia-42262077)
Beritasatu. 2016. “Terkait Bandara Kulonprogo, Pakualaman Pertanyakan Pemintaan Warga.” (http://www.beritasatu.com/nusantara/387560-terkait-bandara-kulonprogo-pakualaman-pertanyakan-pemintaan-warga.html)
Bernstein, Henry. 2010. Class Dynamics of Agrarian Change. Canada: Fernwood Publishing.
Cahyati, Devy D. 2014. Konflik Agraria di Urutsewu: Pendekatan Ekologi Poltiik. Yogyakarta: STPN Press.
CNNIndonesia.com. 2017. “Jokowi Anggarkan Rp409 Triliun untuk Infrastruktur 2018.” (https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20170816130445-78-235127/jokowi-anggarkan-rp409-triliun-untuk-infrastruktur-2018)
Cotula, L., Toulmin, C. and Hesse, C., 2004. Land tenure and administration in Africa: lessons of experience and emerging issues. London: International Institute for Environmental and Development.
Cresswell, J. W. 2003. Research Design: Qualitative, Quantitative and Mix Method Approach. London: Sage Publication.
Detik.com. 2018. “Desain Bandara Kulon Progo Akan Tampilkan Kearifan Lokal Yogyakarta.” (https://news.detik.com/berita-jawa-tengah/d-3857545/desain-bandara-kulon-progo-akan-tampilkan-kearifan-lokal-yogyakarta)
Dinas Pariwisata DIY. 2016. “Statistik Pariwisata DIY 2015” (https://visitingjogja.com/7659/statistik-pariwisata-2015/)
Daudeline, J., 2002. “Land as a source of conflict and in post-conflict settlement.” In World Bank, Regional Workshop on Land Issues in Africa and the Middle East. Kampala, Uganda April 29-May 2, 2002. New York: World Bank.
Fisher, Simon. 2000. Working with Conflict: Skills and Strategies for Action.
Fred-Mensah, B.K., 1999. “Capturing ambiguities: communal conflict management alternative in Ghana.” World Development 27(6):951-965.
Fringka, Yulisa. 2016. “Resistensi Berbasis Adat: Perlawanan Masyarakat Nagari III Koto, Tanah Datar, Sumatera Barat, terhadap Rencana Tambang Bukit Batubasi.” Masyarakat: Jurnal Sosiologi 21(2):205-231.
Halord, R. 2016. “Agama dan Pembentukan Realitas dalam Pandangan Peter Ludwig Berger.” E-Journal UKSW.
Geotimes. 2017. “Deliberalisasi Agraria Zaman Keistimewaan DIY.” (https://geotimes.co.id/opini/deliberalisasi-agraria-zaman-keistimewaan-diy/)
_______. 2018. “Konsep Hijrah Cak Nun dan Mistifikasi ala Fayyadl.“ (https://geotimes.co.id/kolom/sosial/konsep-hijrah-cak-nun-dan-mistifikasi-ala-fayyadl/)
Ibrahim, Abdul AA. 2017. “Dinamika Konflik Agraria Pasca Adanya Rencana Pembangunan Bandara New Yogyakarta International Airpor (NYIA) di Kecamatan Temon, Kabupaten Kulon Progo Tahun 2012-2016.” Skripsi. Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.
Idhom, A.M. 2009. “Resistensi Komunitas Sedulur Sikep Terhadap Rencana Pembangunan Tambang Semen di Pegunungan Kendeng, Sukolilo, Pati, Jawa Tengah.” Skripsi. Yogyakarta: UIN Sunan Kalijaga.
Jati, Wasisto R. 2013. “Predatory Regime dalam Ranah Lokal: Konflik Pasir Besi di Kabupaten Kulon Progo Yogyakarta.” Jurnal Demokrasi dan HAM 10:85-111
Jawapos. 2018. “Bandara Adisutjipto Kian ‘Darurat’, Pembangunan NYIA Makin Mendesak.” (https://www.jawapos.com/read/2018/02/05/186327/bandara-adisutjipto-kian-darurat-pembangunan-nyia-makin-mendesak)
_______. 2018. “Konsinyasi Selesai, Angkasa Pura I Bisa Eksekusi Lahan Bandara NYIA.” (https://www.jawapos.com/read/2018/03/23/198551/konsinyasi-selesai-angkasa-pura-i-bisa-eksekusi-lahan-bandara-nyia)
Kerlinger. 2006. Asas-Asas Penelitian Behavioral. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
KPA. 2016. Laporan Akhir Tahun 2016. (http://www.kpa.or.id/news/en/)
Komar, M. Taufik. 2015. “Regenerasi Petani Melawan Pola Hidup Hedonisme: Upaya Memunculkan Generasi Penerus Pertanian Melalui Metedologi Riset Partisipatif di Dusun Beton Megale Kecamatan Kedungadem Kabupaten Bojonegoro.” Skripsi. Surabaya: UIN Sunan Ampel.
Kompas.com. 2009. “Kepemilikan Tanah di Yogyakarta dan Permasalahannya.” (https://regional.kompas.com/read/2018/02/28/13424071/kepemilikan-tanah-di-yogyakarta-dan-permasalahannya?page=all)
_______.2014. “Aetropolis Konsep Pengembangan Kawasan Berbasi Aviasi.” (https://ekonomi.kompas.com/read/2014/07/23/091600426/Aerotropolis.Konsep.Pengembangan.Kawasan.Berbasis.Aviasi)
_______. 2016. “Sebagai Negara Kepulauan Indonesia Berpotensi Kembangkan Aerocity.” (https://properti.kompas.com/read/2016/06/05/121937621/sebagai.negara.kepulauan.indonesia.berpotensi.kembangkan.aerocity.)
_______. 2017. “Anggaran Infrastruktur 2018 Naik Jadi Rp 410,4 Triliun.” (http://properti.kompas.com/read/2017/12/08/213705121/anggaran-infrastruktur-2018-naik-jadi-rp-4104-triliun)
Kurniawan, A. Hamzah. 2013. “Persistensi dan Resistensi Masyarakat Terhadap Eksistensi Pertambangan Emas di Desa Bonto Katute, Kabupaten Sinjai.” Skripsi. Makassar: Universitas Hassanuddin.
Merriam, S. 2009. Qualitative Research. San Francisco: Josey-Bass.
Neuman, W. L. 2004. Social Research Methods: Quantitative ans Qualitative Approaches. California: Pearson Higher Ed USA.
Okezone. 2017. “Pakualaman Perlu Turun Tangan Atasi Polemik Bandara NYIA.” (https://news.okezone.com/read/2017/12/28/510/1836634/pakualaman-perlu-turun-tangan-atasi-polemik-bandara-nyia)
Peluso, N.L et all. 2008. “Claiming the Grounds for Reform: Agrarian and Environmental Movements in Indonesia.” Journal of Agrarian Change 8(2-3):377-407.
Platteau, J.and Andre, C., 1998. “Land relations under unbearable stress: Rwanda caught in the Malthusian trap.” Journal of Economic Behavior and Organization 34(1):1-47.
Polanyi, Karl. 1994. The Great Transformation: The Political and Economic Origins of Our Time. Boston: Beacon Press.
Prayogo, Dody. 2010. Konflik Antara Korporasi dengan Komunitas Lokal: Sebuah Kasus Empirik pada Industri Geotermal di Jawa Barat. Depok: FISIP UI Press.
Puspitasari, Dewi D. 2010. “Krisis Keberlanjutan Sumber Penghidupan Masyarakat dan Keberlanjutan Ekologis di Pulau Kecil.” Dalam Hal 119-144 Pengembangan Kebijakan Agraria untuk Keadilan Sosial, Kesejahteraan Masyarakat, dan Keberlanjutan Ekologis. Yogyakarta: STPN Press.
Rachmawan, Dicky. 2016. “Pola Ekskalasi Konflik Pembangunan Infrastruktur: Studi Kasus Pembangunan Waduk Jatigede Kabupaten Sumedang.“ Masyarakat: Jurnal Sosiologi 20(2):193-211.
Regus, Maximus. 2011. “Tambang dan Perlawanan Rakyat: Studi Kasus Tambang di Manggarai, NTT.” Masyarakat: Jurnal Sosiologi 16(1): 1-26.
Ritzer, George. 2008. Modern Sociological Theory. 7th ed. New York: McGraw-Hill.
Suaramerdeka. 2018. “Warga Penolak Bandara NYIA Lakukan Aksi Tanam Cabai.” (http://www.suaramerdeka.com/news/detail/18994/Warga-Penolak-Bandara-NYIA-Lakukan-Aksi-Tanam-Cabai)
Sulthan, dkk. 2012. “Kontestasi dan Konflik Memperebutkan Emas di Poboya.” Sodality: Jurnal Sosiologi Pedesaan 6(2):145-159
Tauchid, Mochammad. 2009. Masalah Agraria: sebagai Masalah Penghidupan dan Kemakmuran Rakyat. Yogyakarta: STPN Press.
Tempo.co. 2016. “Paku Alam X Janji Berbagi Uang Jual Tanah Bandara ke Petani.“ (https://nasional.tempo.co/read/805186/paku-alam-x-janji-berbagi-uang-jual-tanah-bandara-ke-petani)
TribunJogja. 2018. “Konsinyasi Lahan Warga Terdampak Bandara Kulon Progo Tuntas.” Diakses dari (http://jogja.tribunnews.com/2018/03/19/konsinyasi-lahan-warga-terdampak-bandara-kulonprogo-tuntas?page=all)
_______. 2018. “PT Angkasa Pura Siap Surati Warga Yang Masih Memilih Tinggal di Lahan Bandara Kulonprogo.” (http://jogja.tribunnews.com/2018/04/03/pt-angkasa-pura-siap-surati-warga-yang-masih-memilih-tinggal-di-lahan-bandara-kulonprogo)
_______. 2018. “Desain Bandara NYIA Kulonprogo Bakal Kedepankan Unsur Kearifan Lokal Yogyakarta.” (http://jogja.tribunnews.com/2018/02/08/desain-bandara-nyia-kulonprogo-bakal-kedepankan-unsur-kearifan-lokal-yogyakarta)
TribunNews. 2017. “Infrastruktur Sebagai Implementasi Nawacita Presiden Jokowi.” (http://www.tribunnews.com/nasional/2017/12/28/infrastruktur-sebagai-implementasi-nawacita-presiden-jokowi)
UN. tt. “Land and Conflict: Toolkit and Guidance for Preventing and Managing Land and Natural Resources Conflict.” (http://www.un.org/en/land-natural-resources-conflict/pdfs/GN_Land%20and%20Conflict.pdf)
Van Donge, J. 1999. “Law and order as a development issue: land conflicts and the creation of social order in Southern Malawi. “ Journal of Development Studies 36(2):373-399.
Webb, J., Schirato, T,. & Danaher G. 2002. Understanding Bourdieu. Crows Nest NSW: Allen&Unwin Publishing.
Yin, R.K. 2003. Case Study Research: Design and Methods. California: Sage Publishing
Yunus, H.M. 2013. “Konflik Pertanahan dan Penyelesaiannya Menurut Adat di Provinsi Riau.” Jurnal Menara 2(2):23-40.
Published
2019-09-26
How to Cite
Hadi, T. (2019). Makna Lahan dan Perlawanan Simbolik: Studi terhadap Konflik Agraria pada Pembangunan Bandara Internasional Yogyakarta. Jurnal Sosiologi Indonesia, 9(2), 275-305. Retrieved from http://jurnal.isi-sosiologi.org/index.php/JSI/article/view/13
Section
Articles