Kelekatan Koperasi dalam Pengentasan Kemiskinan Masyarakat Perkotaan

  • Ratih Ratna Sari Universitas Indonesia
Keywords: Co-operative, Poverty, Relational Embeddedness, Structural Embeddedness, Geographical Embeddedness

Abstract

Studi-studi sebelumnya menyimpulkan bahwa koperasi sebagai lembaga keuangan mikro dapat berkontribusi dalam mengentaskan kemiskinan. Berbeda dengan studi-studi sebelumnya, artikel ini mengkaji social embeddedness dalam koperasi dan pengentasan kemiskinan di pinggiran perkotaan sebagai economic outcomes dengan berbasiskan konsep sosiologi ekonomi oleh Granovetter (2005). Argumen dari artikel ini adalah bahwa kelekatan relasional (relational embeddedness), kelekatan struktural (structural embeddedness) dan kelekatan geografi (geographical embeddedness) dalam koperasi dapat memberikan kontribusi untuk peningkatan kesejahteraan anggota. Pendekatan yang digunakan dalam studi ini ialah kualitatif dengan jenis studi kasus pada Koperasi Pengembangan Sumberdaya Wanita (KPSW) Nurhikmah, Jakarta Selatan. Pemilihan KPSW Nurhikmah dikarenakan koperasi ini memiliki inti bisnis berupa bisnis sosial yang memberikan layanan keuangan non-bank berupa simpanan dan pinjaman dengan sasaran anggota masyarakat miskin pinggiran perkotaan, khususnya Jakarta Selatan. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, studi literatur, dokumentasi, dan wawancara mendalam (Indepth interview).

 

References

-
Published
2019-01-13
How to Cite
Sari, R. (2019). Kelekatan Koperasi dalam Pengentasan Kemiskinan Masyarakat Perkotaan. Jurnal Sosiologi Indonesia, 9(1), 66-92. Retrieved from http://jurnal.isi-sosiologi.org/index.php/JSI/article/view/2
Section
Articles