Intoleransi Moral, Politik, dan Sosial di Kalangan Muda Terdidik

Studi pada Sebuah Kelompok Keagamaan di Kota Depok, Jawa Barat

  • Eka Marifah University of Indonesia
Keywords: Religion

Abstract

Dalam beberapa tahun terakhir, intoleransi beragama di Indonesia cenderung menguat. Fenomena ini sebagai salah satu konsekuensi dari bangkitnya semangat fundamentalisme. Terlebih, kasus ini melibatkan kalangan muda terdidik. Beberapa penelitian sebelumnya memaparkan bahwa sosialisasi oleh lingkungan keluarga dan tingkat pendidikan berkontribusi dalam membentuk sikap toleran maupun intoleran. Berbeda dengan studi-studi sebelumnya, studi ini akan melihat intoleransi di kalangan muda terdidik menggunakan kerangka moral, politik dan sosial serta keterkaitannya dengan kelompok keagamaan. Studi kasus dalam tulisan ini adalah sebuah kelompok keagamaan di Depok, Jawa Barat. Kelompok tersebut kemudian berperan dalam pembentukan sikap anggotanya. Tulisan ini berargumen bahwa keterlibatan kalangan muda terdidik dalam kelompok keagamaan fundamentalis berperan penting dalam membentuk  intoleransi moral, politik dan sosial. Untuk mengeksplorasinya, penulis menggunakan pendekatan kualitatif guna mendapatkan deskripsi yang lebih rinci dan mendalam.

References

-
Published
2019-01-13
How to Cite
Marifah, E. (2019). Intoleransi Moral, Politik, dan Sosial di Kalangan Muda Terdidik. Jurnal Sosiologi Indonesia, 9(1), 1-19. Retrieved from http://jurnal.isi-sosiologi.org/index.php/JSI/article/view/8
Section
Articles